Papua News

2 Jurnalis Prancis di Papua Dituntut 4 Bulan Penjara

 

 

 

Jayapura - Dua jurnalis ArteTV, Prancis, Thomas Charles Dandois (40) dan Marie Valentine Burrot (39) dituntut 4 bulan penjara dan denda Rp 2 juta oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Papua. Tuntutan itu dijatuhkan karena keduanya terbukti melanggar Pasal 122 huruf a Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

JPU Sukanda menyebutkan, tuntutan ini didasarkan pada perbuatan meringankan dan memberatkan kedua terdakwa. Jaksa berpendapat, perbuatan tersangka yang memberatkan yakni perbuatan terdakwa yang dinilai dapat memberitakan hal negatif tentang Indonesia. Sementara hal yang meringankan yaitu di dalam persidangan keduanya mengaku bersalah dan meminta maaf atas peristiwa yang terjadi.

"Tuntutan yang diberikan untuk keduanya telah maksimal dan jaksa berharap ada pembelajaran bagi warga negara asing yang melanggar izin tinggal di Indonesia. Sebab banyak kasus seperti ini dilakukan oleh warga negara asing, namun belum ada yang masuk hingga ke ranah hukum," jelas Sukanda, Kamis (23/10/2014).

Akibat perbuatan terdakwa, sejumlah barang bukti seperti laptop, kamera foto, dan video serta peralatan penunjang lainnya dirampas oleh negara. Sementara barang pribadi keduanya seperti paspor, telepon genggam, dan ID card jurnalis dikembalikan kepada terdakwa.   

Kuasa hukum terdakwa, Aristo Pangaribuan, mengapresiasi tuntutan jaksa yang lebih rendah dibandingkan hukuman maksimal dengan ancaman 5 tahun penjara. "Tapi kami yakin klien kami tidak bersalah dan kami berharap akan diputus bebas besok dan segera dideportasi," ujar dia.

Readmore

Bintang Kejora Berkibar di Wamena

 

WAMENA - Masyarakat yang berada di Kota Wamena, Kabupaten  Jayawijaya Kamis (23/10) kemarin digegerkan dengan adanya bendera Bintang Kejora (BK) yang berkibar di ketinggian 58 meter pada menara Salib yang sedang dibangun di depan Kantor Bupati Jayawijaya.

Meskipun peristiwa ini menjadi tontonan warga, namun hal itu tak berujung pada gangungan keamanan di Wamena. Aktivitas masyarakat berjalan seperti biasa.

Di lokasi kejadian bahwa bendera tersebut diduga dipasang sejak pagi atau malam hari. Namun keberadaan bendera BK ini baru diketahui sekitar pukul 12.30 WIT oleh warga yang kebetulan melewati lokasi.

 “Saya baru tadi siang mengetahui itu bendera dan memang warga yang kebetulan lewat sempat berhenti lalu menyaksikannya,” kata salah satu saksi yang namanya enggan dikorankan.
 Bendera BK ini baru diturunkan sekitar pukul 13.00 WIT oleh pihak Kepolisian Resort Jayawijaya dan selanjutnya Barang Bukti (BB) tersebut diamankan di Mapolres Jayawijaya.

Readmore

Kingmi Papua Menduga Ada Pihak yang Bermain

 

 

 

Dibalik Pembunuhan Anggota Polres Lanny Jaya Maikel Bano

JAYAPURA – Badan Pengurus Sinode Gereja Kemah Injil (Kingmi) di tanah Papua menduga ada pihak lain yang bermain dibalik pembunuhan terhadap anggota Polres Lanny Jaya, Maikel Bano, pada tanggal 1 Oktober 2014 lalu.
Pasalnya, mayat Almarhum  Maikel Bano dibuang di Sungai Balim dekat Kantor Klasis Munak, Ilaga, Kabupaten Lanny Jaya. Padahal, menurut Jemaat tidak ada tanda-tanda fisik yang mengarah bahwa pembunuhan tersebut benar-benar di lokasi dimana ditemukan mayat almarhum.

Hal itu disampaikan Ketua Sinode Kingmi di Tanah Papua, Pdt. Dr.Benny Giay didampingi Pembela HAM Papua, Matius Murib, Ketua Perdamaian dan Keadilan Sinode Kingmi Papua dan Matias Heluka, saat memberikan keterangan pers di Kantor Sinode Kingmi Papua, Selasa (21/10) kemarin.

Benny mengungkapkan, sebelum ditemukan almarhum Maikel Bano aparat Kepolisian  melakukan pengrusakan diserta penembakan di Kantor Klasis Munak, pada, Sabtu (4/10) lalu dengan alasan mayat sebelumnya ada disekitar lokasi kantor Klasis.

 

“Hal ini kami Gereja sangat menyayangkan karena polisi melakukan pengrusakan tanpa alasan, padahal Jemaat sama sekali tidak mengetui kematian Alm. Maikel Bano. Kalaupun ada pembunuhan mestinya ada barang bukti yang ditemukan di lokasi,” katanya.

Readmore

29 separatists arrested in Papua

 

 

 

There are reports in the West Papuan media that 29 members of the separatist West Papua National Committee, or KNPB, have been arrested by Indonesian government officials.

The group was arrested as Indonesia banned a peaceful protest calling for the release of two French journalist , Thomas Dandois and Valentine Bourrat.

Read more...
Abbott government calls for more openness in West Papua, risking insulting Indonesia again

 

 

 

The Abbott government has risked insulting Indonesia again by calling explicitly for more openness in its most sensitive province, West Papua.

A Senate motion passed on Wednesday, with the explicit support of Foreign Minister Julie Bishop's office, notes that press freedom in West Papua is "tightly restricted" by the Indonesian government. The motion expressed concern at the imprisonment of two French journalists for working in the separatist area on tourist visas, and called for their release.

Read more...

News Highlighter

Image Gallery

Twitter Update
" Indonesian prosecutors seek 4 months’ jail for French journalists in Papua http://t.co/41RXH6RXiw #WestPapua"
#westpapua #Journalis #france #aji Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri di Jayapura, Papua, menuntut hukuman... http://t.co/tpz88NMome
#westpapua #journalist #france Two French journalists arrested in Papua for operating without journalism visas... http://t.co/aYkX8vOQm8
#westpapua #flagmorningstar #wamena Bendera 'Bintang Kejora' yang diketahui merupakan atribut Organisasi Papua... http://t.co/R60p7FmXrJ

Banners

John Rumbiak
Books!
Template Settings

Color

For each color, the params below will be given default values
Blue Oranges Red

Body

Background Color
Text Color

Header

Background Color

Spotlight3

Background Color

Spotlight4

Background Color

Spotlight5

Background Color

Footer

Select menu
Google Font
Body Font-size
Body Font-family
Direction